Story From Cannes Lions

11.32 tahta 1 Comments


Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2015 ini saya tidak sempat mengikuti seminar kreatif tahunan Pinasthika yang diselenggarakan 17-19 September lalu. Padahal kata orang-orang yang pada ikutan, Pinasthika tahun ini terasa lebih spesial dari biasanya. Di samping peserta seminar yang jauh lebih ramai dari tahun lalu, materi dan event-event pelengkapnya pun memang terasa fresh, creative (of course) dan up to date.

Tak sempat hadir, akhirnya saya mengirim 'delegasi' untuk datang ke sana. Tugas utamanya satu: mendengarkan presentasi dari para pembicara seminar, dari pagi sampai sore, sambil membuat resume materi yang nantinya harus diberikan kepada saya. Ngomong-ngomong, delegasi saya ini masih anak SMA yang hari itu bersedia bolos sekolah demi dapet ilmu di Pinasthika. Kenapa dia mau? Ya jelas karena seminarnya lebih menarik daripada pelajaran di sekolah, plus karena tiketnya saya yang bayarin. Hehe.

Kalau mau tau siapa orangnya, dateng aja ke blognya yang punya konten super kritis dan disruptive untuk ukuran anak SMA: www.filosofikerja.com

Dia pun melaksanakan tugasnya dengan sangat baik. Saya tak menyangka hasil resumenya begitu kaya. Salah satunya akan saya share di tulisan ini. Sharing dimulai.

Story From Cannes Lions
Pembicara: Lucy Novita (Hakuhodo Indonesia)
Beliau adalah juri Cannes Lions wanita pertama dari Indonesia

Yang belum tau, Cannes Lions adalah award show dan festival tahunan terbesar di dunia untuk para profesional di industri komunikasi kreatif. Menurut data dari Mbak Lucy Novita yang baru aja jadi juri di sana, tahun 2015 ini Cannes menerima 3500-an entry untuk video campaign, disaring jadi 200an finalis, dan terpilih 90 juara (35 bronze, 30 silver, dan 25 gold).

As usual, video-video ads tembusan Cannes memang sering bikin geleng-geleng, surprise, takjub, dan kadang bisa bikin 'misuh-misuh' (ngumpat) saking keren idenya. Beberapa di antaranya bisa Anda tonton di bawah ini. Selamat menikmati dan geleng-geleng, takjub, tapi jangan sampai 'misuh-misuh' ya.


Inactivity Tracker - sebuah tracker untuk orang yang rajin olahraga super males. 


L'oreal Makeup Genius - aplikasi Augmented Reality buat nyobain makeup tanpa nyobain makeup beneran. Nah lo, maksudnya gimana? Tonton aja deh.


Canal+ Interactive Form - bisakah form pendaftaran subscriber di internet dibuat tidak membosankan?


Holograms For Fredoom - dilarang demonstrasi rame-ramean ke jalan, akhirnya bikin demo hologram, gokil.


The Salt You Can See - bagaimana agar orang Argentina aware untuk mengurangi konsumsi garam demi kesehatan yang lebih baik?


Gimana? Keren-keren kan? Masih ada beberapa lagi videonya, tapi untuk kali ini, saya cukupkan sekian. Kepentok durasi soalnya, halah. Yang mau presentasi (sangat) singkat dari seminar Pinasthika kemarin plus link video lainnya, isi kotak komen di bawah ini ya :) 

1 komentar: